Learning is a blast...! Be a real moslem woman is a must. And to become an Industrial Engineering woman need to be fast...! As far as the journey of my life,... let the faith keep me up on the right path...

ﺍﻟﺴﻼﻢﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺮﺤﻤﺔﷲ ﻭﺑﺭﻜﺎﺘﻪ

Pembaca yang saya hormati,

Tulisan-tulisan dalam blog ini insya Allah selalu diupayakan keorisinalitasnya. Saya berharap pembaca juga bersedia menjaga orisinalitasnya dengan mencantumkan nama blog ini (http://www.sitnah-aisyah.blogspot.com). Semoga Anda memperoleh manfaat dari blog ini.

Rabu, 25 Maret 2026

Beda Frekuensi, 12032026

 





[17/3 07.16] Sitnah Aisyah Marasabessy: "Beda Frekuensi", 12032026

*Silence hears all, but agreement is another choice.* Sitnah Aisyah

DIAM bukan selalu tanda setuju, dan MENERIMA pendapat orang lain tidak selalu berarti mengikutinya. Dalam banyak hal, kita bisa memilih mendengar dengan TENANG tanpa merasa perlu membenarkan atau menolak secara TERBUKA. Ketika frekuensi PEMIKIRAN sudah beda, maka Diam itu jadi AIR agar kita tak 'terbakar', bukan menyerah pada pandangan yang TIDAK DIYAKINI. Mendengar itu berarti kita menghargai, tetapi mengikuti adalah KEPUTUSAN yang lahir dari keyakinan pribadi. Ada saat di mana kita membiarkan pendapat orang lain lewat seperti angin: kita dengar, kita pahami, namun kita tetap BERDIRI pada pijakan pikiran, PRINSIP  kita sendiri. 

Di atas talam menaruh cemeti
Ada teri  dicampur dengan terasi
Aku diam bukan karena tak enak hati
Tapi sori, itu karena kita beda freksensi

SinahAisyah.blogspot.com
[25/3 21.37] Sitnah Aisyah Marasabessy: Mode 'Lepaskan'

Giving is hardest when pain still quietly remains - Sitnah Aisyah

MEMBERI itu tak mudah dalam keadaan sempit. Terlebih lagi ketika yang diberi itu adalah orang yang pernah mengabaikan kita, secara Fisik dan Psikis. Di titik ini, kita diuji dalam diam: apakah memilih mem-BALAS dengan dendam, DIAM tanpa kata, me-MAAF-kan dengan lapang, atau berusaha melupakan meski luka dan lupa elum sepenuhnya reda. Tidak semua orang mampu sampai pada tahap ikhlas, karena setiap luka punya cerita dan kedalamannya sendiri. Namun, justru di situlah letak kemuliaan jiwa—ketika seseorang tetap memilih memberi, bukan karena lupa akan sakitnya, tetapi karena ingin sembuh tanpa membawa beban kebencian.




Beda Frekuensi, 12032026


0 comments:

Posting Komentar